728x90 AdSpace

Breaking

Ads[postpage]

Ads[homepage]

Saturday, February 27, 2016

Ramuan Tradisional Asli Jawa

RAKYATINA.COM | KESEHATAN - Hidup sehat adalah sebuah pilihan yang didambakan oleh setiap manusia, dengan badan yang sehat, tentu saja kita semua bisa melakukan aktivitas terasa lebih bergairah. Berbicara tentang kesehatan, tentu saja ini tidak terlepas dari pola hidup kita sehari-hari, seperti menjaga asupan makanan, rutin berolahraga dan hidup yang disiplin. Selain hal tersebut, masyarakat dahulu kita ternyata selalu rutin untuk menkonsumsi ramuan tradisional yang diraciknya menjadi minuman yang bisa menyehatkan tubuh.

Ramuan Tradisional
Ramuan Tradisional
Jamu atau ramuan tradisional ini sudah terbukti banyak memiliki khasiat nyata bagi daya tahan tubuh kita terhadap suatu penyakit bila dikonsumsi secara teratur. Oleh karena itu, perlu kita ketahui bahwa orang-orang tempo dulu banyak memiliki usia yang sampai lanjut bahkan ada yang sampai 1 abad lebih. Dalam hal ini, tentu saja kita tidak bisa memposisikan bahwa jamu adalah ramuan panjang umur, akan tetapi, bukan hal yang mustahil juga jika kita memiliki jiwa raga yang sehat kita bisa sedikit memiliki umur yang lebih panjang dari usia yang sudah jarang kita temui pada zaman sekarang ini.

Kita patut bangga jika terlahir sebagai seorang Indonesia. Bangga terhadap negeri yang begitu memiliki banyak potensi bahan-bahan herbal yang bisa dijadikan suatu obat pencegahan atau bahkan penyembuhan terhadap suatu penyakit. Tidak begitu sulit untuk mencari bahan-bahan yang bisa dijadikan ramuan tradisional kala itu. Dari pengalaman penulis, sekitar di era 90-an tumbuh-tumbuhan itu begitu banyak tumbuh di sekitaran halaman atau pekarangan rumah. Memang sangat disayangkan jika kita menengok pada masa kini, padahal jamu baru saja diakui oleh UNESCO sebagai salah satu warisan dunia dari tanah air.

Jika berbicara mengenai ramuan tradisional, tentu saja kita akan menemui begitu banyak racikan jamu pada setiap daerah yang tersebar di Nusantara ini. Namun, pada kali ini penulis sedang membahas jamu yang berasal dari Jawa.

Dan berikut ini adalah beberapa contoh saja ramuan tradisional yang ada di pulau Jawa ini.

Ramuan Tradisional Kunir Asam

Bahan-bahannya:
  • 3 ons kunir (kunyit)
  • 2 ons asam jawa
  • 1 sdt garam halus
  • 1 ikat daun belutas
  • 8 gelas air bersih
Cara pembuatannya:

  1. Bersihkan kunir/kunyit dengan air, tumbuk sampai halus
  2. Haluskan daun belutas beserta asam Jawa dan campurkan semua bahan-bahan yang telah halus tadi.
  3. Setelah itu, Anda harus merebus bahan yang sudah dicampurkan tadi dengan 8 gelas air biarkan dalam beberapa menit sampai air mendidih dan air menjadi berkurang.
  4. Jika terlihat sudah berkurang, hingga kira-kira air rebusan itu menjadi 6 gelas, lalu saringkan dengan saringan yang tipis, dan diamkan hingga rebusan itu menjadi dingin. Setelah dingin, siap untuk dikonsumsi.

Khasiatnya:

Jamu Asam Kunyit memiliki khasiat untuk menyehatkan pencernaan hingga membuat tubuh terasa segar.

Ramuan Tradisional Daun Pepaya

Bahah-bahannya:
  • 5 lembar daun pepaya
  • 0,5 ons temu hitam
  • Air matang secukupnya
  • Campur sedikit garam
  • 2 ruas adas pulowaras
Cara pembuatannya:
  1. Pertama, temu hitam dikupas kulitnya hingga bersih. Setelah itu, satukan dengan adas pulowaras, daun pepaya tumbuk setelah dicuci hingga halus.
  2. Tambahkan sedikit air matang, kemudian peras. Dan, siap untuk dikonsumsi.

Khasiatnya:
  1. Membuat perut terasa lega
  2. Bisa menyembuhkan penyakit malaria
PERINGATAN: Tidak dianjurkan minum jamu ini untuk penderita penyakit maag.

Demikianlah tutorial singkat tentang sebuah ramuan tradisional yang dapat kami sampaikan kepada para pecinta setia RAKYATINA.COM ini. Somoga, dari tulisan ini ada sesuatu manfaat yang dapat diambil untuk para pembaca semuanya. [ab]



Ramuan Tradisional Asli Jawa Reviewed by Abel Baretto on Saturday, February 27, 2016 Rating: 5 RAKYATINA.COM | KESEHATAN -  Hidup sehat adalah sebuah pilihan yang didambakan oleh setiap manusia, dengan badan yang sehat, tentu saja kit...

Reaksi:

No comments:

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Ads[postpage]